|
Masih Butuh Sekitar 60 Hektar Cemara untuk Tahan Abrasi
2009 Oct 11, 10:45: pm Untuk mengurangi tingkat abrasi yang cukup tinggi di wilayah pesisir Selatan Bantul, setidaknya masih dibutuhkan sekitar 60 hektar lagi hutan cemara. Abrasi di pesisir Selatan tergolong parah karena sudah menggerus sejumlah bangunan di Pantai Samas. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Edy Suharyanto mengatakan saat ini baru ada sekitar 35 hektar hutan cemara. Hutan tersebut berlokasi di Desa Gadingsari dan Poncosari. Dari total panjang pantai 13 km, baru sekitar 5 Km yang sudah ditanami dengan cemara, katanya, Minggu (11 /10). Agar pencegahan abrasi lebih efektif, lanjutnya, penanaman cemara seharusnya dilakukan mulai dari bibir pantai. Sayangnya sesuai dengan ketentuan yang ada, penanaman diperbolehkan dengan jarak 100 meter dari bibir pantai. Aturan tersebut perlu ditinjau kembali. Kalau ditanam mulai dari bibir pantai maka kebutuhannya cemara bertambah dua kali lipat dari sekarang, katanya. Secara terpisah, Wijaya Tunggali, Kepala Sub Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Badan Lingkungan Hidup Bantul mengatakan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan lembaganya, setiap tahun Bantul kehilangan 2 meter daratan karena proses abrasi. Tingginya tingkat abrasi tersebut karena pengaruh karakteristik Pantai Selatan yang banyak memiliki palung laut. Akibatnya, sebagian pasir pantai terseret ombak dan tertahan di dalam palung-palung. Abrasi juga diperparah karena pengerukan pasir di sepanjang muara Sungai Opak, Depok hingga Samas, katanya. Dari total panjang pantai 13 Km, hanya 3 Km saja pantai yang tingkat abrasinya kecil yakni Pantai Depok, Pantai Endog, dan Pantai Parangtritis. Penyebabnya karena palungnya terletak jauh dari pantai. Seharusnya hal ini menjadi perhatian banyak pihak karena kalau dibiarkan, kondisinya akan semakin parah, tambahnya. Abrasi terparah terjadi di Pantai Samas. di wilayah ini terdapat pertemuan dua sungai, Opak dan Suwangan. Arus dari dua sungai tadi yang menuju laut terakumulasi dengan hantaman gelombang dari laut. Abrasi tersebut telah menghancurkan belasan bangunan di sekitar pantai. Abrasi bahkan mulai menggerus badan jalan aspal, yang berjarak ratusan meter dari bibir pantai. |
|
