|
Satu Rumah Hancur dalam Tawuran Antarkampung di Ende
2009 May 11, 03:16: pm KUPANG–MI:Rumah milik Thomas Senda, warga Tetandera, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Minggu (10/5) sekitar pukul 23.00 Wita, hancur akibat dilempari bom rakitan. Peristiwa itu terjadi ketika berlangsung tawuran antarkampung di kelurahan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun seluruh isi rumah raib dijarah warga yang terlibat tawuran. Bom mengenai atap rumah sehingga hancur berantakan. Kaca dan jendela dan pintu juga hancur dilempari dengan batu, tutur Edi, warga Kota Ende ketika dihubungi dari Kupang, Senin (11/5). Barang-barang yang dijarah antara lain kumputer, televisi, uang, dan benda berharga lainnya. Tawuran itu terjadi antara Kampung Dolog dan Paupanda di kecamatan tersebut. Menurut Edi, tawuran dipicu dendam lama. Awalnya, sejumlah warga dua kampung tersebut terlibat ketegangan yang belum diketahui pemicunya. Kondisi berubah menjadi tawuran setelah para laki-laki dari masing-masing kampung membantu. Mereka membawa batu, potongan kayu kering dan bom rakitan kemudian saling menyerang. Tawuran berakhir setelah satu peleton anggota Brigade Mobil dari Polres Ende dikerahkan ke lokasi tawuran. Hingga Senin pagi polisi masih memburu pemuda yang diduga menjadi otak di balik tawuran tersebut, termasuk para penjarah. Sementara itu, polisi sudah mengambil barang bukti di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi. Warga di lokasi tawuran sempat mengungsi ke kampung tetangga sebelum kembali ke rumah menjelang dini hari. Menurut Edy, petugas Brimob terpaksa melepaskan beberapa kali tembakan ke udara untuk membubarkan massa yang membawa bom rakitan. Polisi masih berjaga-jaga di lokasi tawuran untuk mengantisipasi terjadi serangan susulan, katanya. (PO/OL-01) |
|
