|
Peserta Simulasi Pemilu tidak Tahu Hari Pemilihan
2008 Nov 29, 01:15: pm JAKARTA–MI:Sebagian besar peserta simulasi pemungutan suara Pemilu di tidak tahu hari pemilihan berlangsung 9 April 2009. Bahkan ada yang merasa simulasi itu pemungutan suara sesungguhnya. Jumini, 51, warga Kelurahan Gambir, adalah salah seorang peserta simulasi yang tidak tahu pemilu dilaksanakan 9 April 2009. Nggak tau kapan pemilu sebenarnya dilaksanakan, katanya kepada Media Indonesiadi tengah simulasi Pemilu yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) jakarta Pusat di tempat pemungutan suara (TPS) 077, Keluarahan/Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (29/11). Dari tujuh peserta simulasi, hanya satu orang yang tahu pemilu dilaksanakan 9 Arpril 2009. Sebagian hanya tahu pada April 2009 dan kebanyakan menyatakan setelah liburan anak sekolah Juli 2009. Bahkan seorang peserta simulasi Marno, 68, merasa simulasi itu pemilihan sesungguhnya. Kapan pemilihan sebenarnya Pak (Marno)? Sudah tadi, saya sudah milih, katanya. Centre for Electoral Reform (Cetro) mencatat dari 14 orang yang diwawancara sebagian besar menyatakan pemilu kali ini lebih sulit daripada pemilu 2004. Umumnya mereka kesulitan melipat surat suara dan memberi tanda karena bilik suara yang kecil, sedangkan surat suaranya lebar, kata Direktur Cetro Hadar Navis Gumay. Di lokasi KPU menyediakan contoh surat suara DPR, DPD, DPRD provinsi yang ditempel di dinding berbarengan dengan daftar pemilih tetap (DPT). Pada papan pengumuman itu juga ada contoh pemberian centang yang memberi tanda pada partai politik (parpol), nomor calon anggota legislatif (caleg), dan nama caleg. Ini untuk memudahkan pemilih sebelum masuk ke bilik suara bisa melihat caleg atau parpol yang akan mereka pilih. Nanti ini akan disiapkan di seluruh TPS. Hanya, surat suara yang digunakan sekarang ini masih menggunakan nama caleg bukan sebenarnya, kata anggota KPU Andi Nurpati. Ia mengatakan, para pemilih akan diberikan surat pemberitahuan tempat dan waktu pemungutan suara tiga hari atau paling lambat sehari sebelum hari pemilihan. Surat pemberitahuan model C4 itu sebaiknya dibawa ke TPS. Tapi kalaupun lupa membawanya, pemilih tetap bisa ikut memilih asalkan namanya terdaftar di DPT dan menunjukkan identitas seperti KTP atau identitas lainnya, katanya. (KN/OL-01) |
|
