|
TNI AD tidak Dukung Politisi atau Elite Tertentu
2007 Nov 30, 07:17: pm JAKARTA–MEDIA:KSAD Jenderal Djoko Santoso menegaskan TNI AD tidak akan memanfaatkan pelaksanaan tugas pengawasan teritorial yang diemban untuk mendukung politisi atau elite tertentu. Hal itu disampaikan KSAD seusai menutup apel Danrem/Dandim di Jakarta, Jumat (30/11). Saya kira kita sudah sepakat tidak melakukan politik praktis dan tetap netral. Sekarang ini kontrol prajurit sudah sangat ketat. Jadi kalau prajurit TNI membela salah satu partai tentu yang lainnya marah. Karenanya kita harus bangun tentara yang profesional, netral dan solid, ujar Djoko. Ketika ditanya sejauhmana jaminan TNIÂ ADÂ dalam koitmen tersebut, Djoko menyebutkan beberapa contoh keputusan internal mencegah ketidaknetralan. Misalnya, ujar dia, jika ada perwira yang ingin terjun ke politik untuk jadi gubernur. Kalau ada Danrem atau Dandim yang tidak netral, kalau ada yang terima duit, laporkan saya. Saya gebuk, kata Djoko, Lebih jauh, Djoko mengakui memang ada ketakutan masyarakat sipil akibat memori masa lalu yang menjadi pembangun ketakutan masyarakat. Namun, dia justru mengingatkan justru masyarakat yang harus secara proaktif mengontrol TNI. Semua harus dikontrol masyarakat sendiri kalau ada tindakan-tindakan tertentu. Termasuk Pers juga harus bisa mengontrolnya, tandas dia. (Mjs/OL-06) |
|
