Pemerintah Belum Serius Tangani HIV/AIDS
2007 Nov 30, 07:17: pm

JAKARTA–MEDIAPemerintah saat ini belum serius menangani penanganan HIV/AIDS di Indonesia. Pasalnya, baru sekitar 10 ribu penderita yang ditangani oleh pemerintah. Padahal, jumlah penderita mencapai 190 ribu orang.

Departemen Kesehatan seharusnya jangan menyediakan obat HIV/AIDS sesuai dengan proyeksi penderita saja, yakni sebesar 10 ribu orang. Padahal, yang terinfeksi mencapai 16 ribu. Bahkan, menurut proyeksi kami sebenarnya mencapai 190 ribu orang, kata Ketua Masyarakat Peduli AIDS Zubair Djoerban saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (30/11).

Selain terbatasnya obat-obatan untuk penderita HIV/AIDS, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai penanganan pasien HIV/AIDS. Misalnya, pasien yang terdeteksi di puskesmas apakah akan dirawat di puskesmas tersebut atau dipindahkan ke rumah sakit.

Karena puskesmas biasanya belum siap tangani pasien HIV/AIDS, ujarnya.

Dengan adanya masalah-masalah tersebut, dia menilai penanganan HIV/AIDS oleh Depkes masih belum optimal. Karena itu, ke depannya, dia meminta agar peran Depkes ditingkatkan untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini.

Kalau di negara lain, Depkes-nya sudah luar biasa kuat. Kalau di Indonesia, Depkesnya lumayan kuat, ujar dia.

Sementara itu, Pakar HIV/AIDS Samsuridjal Djauzi mengatakan kondisi sosial masyarakat Indonesia menghambat penanggulangan penyakit HIV/AIDS di Indonesia. Akibatnya, jumlah penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus bertambah.

Pada 2004, jumlah penderita mendapai 90 ribu sampai 130 ribu. Namun, pada 2007, jumlah itu meningkat dua kali lipat menjadi 170 ribu sampai 210 ribu penderita HIV/AIDS.(Ray/OL-03)