Korban Tewas Kecelakaan Pesawat di Turki 57 Orang
2007 Nov 30, 11:17: pm

CUKUROREN–MEDIA:Korban tewas dalam kecelakaan pesawat di barat daya Turki, Jumat (30/11) dipastikan 57 orang. 50 korban adalah penumpang dan sisanya awak pesawat.

Pesawat MacDonnell Douglas 83 yang dioperasikan maskapai penerbangan murah Atlasjet Airlines mengalami kecelakaan di kawasan perbukitan Cukororen, di Provinsi Isparta.

Menurut kantor berita Anatolia, serpihan pesawat berserakan di area yang cukup luas di lokasi kejadian. Bahkan, beberapa korban tewas ditemukan masih terikat di kursi. Badan pesawat sendiri terpecah menjadi dua bagian besar.

Pihak penyelidik Turki, saat ini sudah menemukan kotak hitam pesawat. Alat ini diperlukan untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi hingga pesawat tersebut mengalami kecelakaan sesaat sebelum mendarat di bandara Isparta.

Petugas yang telah tiba langsung menutup lokasi kecelakaan. Sementara ahli forensik mengumpulkan sampel darah dari potongan-potongan tubuh para korban yang diperlukan untuk mengindentifikasi korban.

Belum ada petunjuk untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini. Pasalnya, saat kecelakaan terjadi, cuaca cerah dan pilot tidak menginformasikan adanya masalah.

Gubernur Isparta, Semsettin Uzun mengatakan lokasi kejadian bukan rute penerbangan. Menurutnya, sulit dimengerti mengapa pesawat tersebut melintas di area ini.

Pesawat tersebut hilang dari pantauan radar sekitar pukul 01.36 waktu setempat sesaat setelah pilot memberitahu akan segara mendarat. Pesawat yang berangkat dari Istanbul tersebut membawa 50 penumpang, tujuh awak termasuk dua pilot, empat pramugari dan satu teknisi.

Menurut kementerian transportasi Turki, kepingan pesawat ditemukan di ketinggian 1.830 meter di atas permukaan laut di sebuah bukit dekat Desa Cukuroren, 12 kilometer dari bandara Isparta.

Kecelakaan pesawat terbesar terakhir terjadi di Turki tahun 2003. Saat itu sebuah pesawat Turkish Airlines mengalami kecelakaan sesaat setelah lepas landas di bandara Diyarbakir yang menewaskan 75 orang. (AFP/OL-06)